10 Cara Memelihara Gairah Cinta

ilustrasi: freepik

Beberapa waktu yang lalu, saya menulis tentang tiga komponen penting dalam membangun rumah tangga yang bahagia.  Tiga komponen itu adalah kedekatan emosi, gairah dan komitmen.

Rumah tangga yang tidak dilengkapi dengan tiga komponen di atas akan terasa  hambar dan akan mudah terjebak pada penyelewengan dan pada akhirnya berujung pada perpisahan.  Tidak sedikit rumah tangga menjadi berantakan karena gara-gara persoalan tidak ada lagi kehangatan dan gairah di dalam pernikahannya. 

Kali ini saya menulis tentang Cara Memelihara Gairah Cinta dalam mahligai pernikahan. Menurut buku “Kamasutra Panduan Seni Bercinta” yang diterbitkan Taramedia Jakarta, ada 10 cara untuk memelihara gairah cinta.

1. Menghidupkan fantasi erotis

Berfantasi, membayangkan sesuatu, tidak selamanya berkonotasi negatif. Apalagi fantasi itu tentang sesuatu yang indah dan menggairahkan bersama pasangan. Aktifitas ini bahkan menjadi penyemangat dan mood dalam beraktifitas. Seperti yang dialami oleh Anita, 31 tahun, seorang Account Manager di sebuah perusahaan makanan bayi. Ia mengaku dengan aktifitas fantasi erotis dengan suaminya, bahkan ketika ia di kantor, membuat kehangatan cinta dengan suami semakin terjaga.    

2. Dahsyatnya kecupan

Seringkali kita tidak menyadari bahwa sebuah kecupan hangat berdampak terhadap sebuah kelangsungan rumah tangga. Kecupan mempunyai daya magis yang sangat luar biasa untuk menghangatkan dan membakar gairah cinta. Boleh juga mencoba French kiss yang terkenal itu. Setelah itu, lihat dampaknya. Jangan kaget kalau si dia semakin lengket dan sayang kepada Anda.

3. Sedikit ber’demo’ erotis untuknya   

Kedengarannya seperti tidak senonoh. Tetapi untuk kebahagiaan pasangan kita, suami atau istri, apa sih yang tidak boleh. Bagaimana caranya?

Pertama-tama, ucapkan kata-kata lembut dan mesra. Lalu seret pasangan kita kearah imaginatif yang menggairahkan. Kemudian di depan cermin berpura-pura berlenggak lenggok seperti seorang penari perut professional. Lakukan semuanya dengan perlahan dan terlihat wajar. Beberapa menit kemudian lihat apa yang akan terjadi.

4. Ambil inisiatif    

Tembok budaya masih bergitu kuat sehingga seorang istri masih merasa sungkan untuk sekedar mengambil inisiatif,  memulai bermesraan. Begitu pun dalam hal seks. Pengalaman Cristina bisa dijadikan penyemangat. Ia bercerita suaminya semakin “giat” jika ia mengambil inisiatif. Cristina misalnya melakukan inisiatif kecil dengan membisikan ke telinga suaminya ketika ia pulang kerja “Mas saya kangen dan sayang.” Bisikannya itu membuat suaminya senyum-senyum sendiri.  Beberapa menit kemudian, suaminya begitu bersemangta dan bergairah.  

5. Rawat tubuh

Kelihatannya sepele. Tapi kondisi tubuh seringkali menghancurkan mood bercinta yang sedang berkobar. Jika ini terjadi akan sangat menyesakan pasangan. Baik istri maupun suami brersama-sama menjaga dan merawat tubuh masing-masing sehingga tidak ada penghambat dalam menyalurkan gairah cinta yang menggebu.

Para istri tetangga saya rajin mengikuti senam setiap sabtu pagi. Mereka seringkali saling bercanda “biar tambah matap malam jum’atnya” katanya.

6. Menghidupkan atmosfir bercinta yang kreatif

Bercinta dengan pasangan adalah aktifitas yang sangat menyenangkan. Namaun demikian, sesuatu yang dilakukan terus-menerus, rutin, monoton, cara, gaya dan teknik yang sama, seringkali membuat rasa bosan mendera. Karena itu, diperlukan kreasi-kreasi yang membuat aktifitas bercinta terus menyenangkan. Misalnya dengan berganti gaya dalam berhubungan seks atau mencari tempat lain seperti di hotel sebagai alternatif.  

7. Jujur menyampaikan isi hati

Bercinta dan melakukan hubngan seks dengan pasangan dalam bingkai pernikahan adalah aktifitas yang melibatkan dua orang yang berdeda yang mempunyai pikiran dan perasaan. Karenanya, apa-apa yang ingin dicapai dan dirasakan bersama dapat dikomunikasikan dengan baik kepada pasangan.

Suami-istri harus saling jujur mengungkapkan apa saja yang disukai dan apa saja yang tidak disukai atau kurang sreg. Tidak perlu malu-malu. Karena untuk kebaikan bersama. Yang penting adalah sampaikan dengan lembut dan penuh kasih sayang.

8. Sambut ‘uluran’ kasih sayangnya

Jika ada hasrat untuk melakukan hubungan intin dari salah satu pasangan, sebaiknya disambut dengan senang.  Dalam sebuah hadits disebutkan, “Jika suami mengajak istrinya ke tempat tidur, maka hendaklah ia memenuhinya, walaupun sedang di dapur,” (HR Tirmidzi 1160). Begitu pun ketika istri mengajak suaminya untuk bermesraan dan berhubungan intim sebaiknya suami juga untuk memenuhinya.

Namun demikiain, di masyarakat Timur, kemesraan tidak elok, jika dipertontonkan di muka umum. Karena ada norma-norma budaya yang patut kita taati.

9. ‘Bergandengan tangan’ selamanya

Pasangan suami istri adalah dua orang yang telah menjadi satu, menyatu. Ungkapan saling tolong menolong, saling bantu, saling menguatkan adalah kalimat yang menggambarkan betapa pentingnya penyatuan kedua orang tersebut. Sehingga tidak lagi ada kata “Aku” dan “Kau”. Yang adalah adalah “Kami”.  Jika salah seorang ada yang sedang mengalami masalah, maka hibur dan besarkan hatinya. Sehingga ia bangkit kembali.

10. Tinggalkan kesan manis

“Saya punya kiat khusus dan jitu agar suami tetap sayang yaitu memberi kesan manis padanya usai bercinta, ujar Maria, 29 tahun, karyawan pemasaran di sebuah perusahaan penerbangan.“

Banyak pasangan membuat kesalahn besar yang membuat rugi hubungannnya dengan pasangan.  Mereka langsung tertidur pulas dan memunggungi pasangan usai berhubungan intim.

Suami atau istri tidak mau dicap hanya sebagai mesin ‘pencetak anak’. Setelah berhubungan intim dicampakan begitu saja. Istri akan sangat bahagia usai bercinta dipeluk dan disayang suaminya. Begitu pun suami. Peluk dan ciumlah dia dengan hangat, sambil ucapkan kata-kata mesra. Buat si dia terlelap dengan senyum tersungging di bibir dan mimpi indah tentang Anda.

Demikian 10 cara memelihara gairah cinta bersama pasangan dalam bingkai pernikahan. Semoga kita semua menjadi keluarga yang bahagia, sakinah mawaddah wa rahmah.***            

Maman Abdurahman
Follow me
0 0 votes
Article Rating
Visited 1 times, 2 visit(s) today

Maman Abdurahman

Meneliti dan menulis masalah perkawinan dan keluarga. Sekali-kali menulis cerpen dan puisi.

Maman Abdurahman
Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x