5 Hal Sederhana yang Bisa Membuat Ibu Bahagia

Ilustrasi: freepik.com

Memiliki anak yang riang, bahagia, dan selalu menebar aura positif di lingkungannya adalah dambaan setiap orang tua. Tak bisa dipungkiri bahwa Ibu adalah sosok yang paling banyak berinteraksi dengan anak-anak. Sehingga dalam mendidik dan mengasuh anak, ibu harus dalam ketenangan dan kebahagiaan, karena Ibu yang bahagia akan menularkan kebahagiaannya kepada anak-anaknya. Anak-anak tidak membutuhkan Ibu yang sempurna, Mereka lebih membutuhkan ibu yang bahagia. Namun bagaimana bisa membuat anak nyaman dan bahagia jika ibunya saja tidak bahagia?

Kebahagiaan seorang ibu tentu tak lepas dari dukungan orang-orang di sekitarnya, terutama peran aktif ayah yang menjadi partner dalam rumah tangga untuk membuat ibu bahagia. Bagaimana ayah ikut terlibat aktif dalam mendidik dan mengasuh anak; bagaimana ayah mampu membagi waktunya dengan keluarga; bagaimana kualitas ayah menghabiskan waktu ketika berkumpul bersama keluarga; dan yang paling utama bagaimana ayah memperlakukan Ibu, sehingga semua itu membuat ibu merasa nyaman dan bahagia.

Ayah boleh saja membanjiri Ibu dengan harta yang melimpah, namun kebahagiaan bukan semata yang ditopang dengan kecukupan materi. Namun lebih dalam dari itu, justru terletak pada ikatan batin antara seluruh anggota keluarga yang semuanya akan melahirkan hubungan harmonis yang membahagiakan. Sehingga saat di dalam rumah kehilangan cinta dan kasih sayang maka harta menjadi tidaklah bermakna. Berikut ada 5 hal sederhana yang bisa dilakukan agar Ibu bahagia dan terhindar dari rasa tidak nyaman dan stress, yaitu:

1.Pelukan Hangat

 Berikan ibu pelukan hangat. Pelukan memberikan kehangatan bagi yang dipeluk. Pelukan juga memberi rasa aman dan nyaman nan membahagiakan. Ketika seorang ibu sedang bermasalah, maka pelukan mampu mengangkat sedikit keresahan jiwanya dan membuatnya bahagia. Bahkan hal ini akan sangat berpengaruh kepada kebahagiaan anak-anaknya. Seorang anak yang sensor tubuhnya masih peka, saat mendapatkan pelukan sayang dari seorang ibu yang bahagia akan memberikan sinyal positif ke otaknya, yang efeknya menaikkan hormon pertumbuhan dan hormon oksitoksin yang memberikan rasa tenang, senang, dan bahagia sehingga keseimbangan emosi dalam diri anak akan tercipta. Hal ini akan membuatnya tumbuh lebih cepat, sehat dan pintar.

2. Keheningan Alam

Ajak dan Temani ibu menikmati keheningan alam. Pernahkan Anda singgah di pegunungan? Suasana sekitar hening, yang ada hanya hembusan angin yang menggesekkan dedaunan serta suara kicauan burung yang menenangkan. Seakan semua beban dan stress hilang (walau sesaat). Hal ini pun berlaku bagi seorang Ibu agar membuatnya bahagia. Ayah dapat mengajak Ibu untuk menikmati keheningan alam, seperti berjalan menyusuri pantai, berjalan di taman yang penuh dengan pepohonan dan bunga-bunga, atau bahkan hanya sekedar duduk berdua di bawah pohon rindang yang ada di pekarangan rumah, saling mendengarkan dengan suasana hati yang menyenangkan.

Jika cara ini semakin sering dilakukan, ibu akan semakin merasa nyaman dan bahagia sehingga ia mampu mengatasi hiruk pikuk di rumah dengan suasana hati yang tenang. Anak juga akan merasa lebih nyaman, bahkan saat ia merasa sedang tidak aman, nyaman, dan stress pun dia akan merasakan bahwa ibu adalah tempat untuk bersandar, mereka tahu bahwa ibu adalah tempat yang memberi kenyamanan, ketenangan, dan kebahagiaan.

3. Pojok Bahagia

Berikan ibu waktu dan tempat yang membuatnya bahagia. Jika memungkinkan ciptakan suasana yang mengundang ibu untuk dapat beristirahat dengan nyaman dan bahagia di rumah. Ayah dapat memanfaatkan salah satu pojok rumah sebagai tempat menyenangkan buat ibu. Sediakan karpet tebal, matras yang empuk, bantal-bantal, selimut, peralatan kosmetik, buku-buku favorit, atau segala hal yang bisa membuat ibu merasa rileks. Bahkan ayah juga bisa memasang musik sebagai latar belakang, semisal instrumen musik klasik atau lagu-lagu mediatif. Biarkan ibu merasakan kalau pojok itu miliknya sendiri dan dia dapat menghabiskan waktunya sendiri di pojok itu.

4. Buku Harian

Berikan ibu ruang privasi dengan memiliki buku harian. Setiap kejadian menjadi moment istimewa yang hadir menemani keseharian seorang ibu. Namun tidak setiap peristiwa ayah bisa menemani ibu. Bahkan Ayah tidak selalu bisa menjadi teman berbagi menyelesaikan permasalahan. Terlebih saat ayah dan ibu yang sedang bermasalah. Oleh karena itu, hal terpenting yang sering terlewat adalah ibu tidak disiapkan untuk menuangkan semua perasaan hatinya, keluh kesahnya, kebahagiannya, atau moment-moment penting yang terkait proses tumbuh kembang anak-anaknya, dalam sebuah catatan rahasia. Menuangkan catatan-catatan secara pribadi, terlebih terkait dengan tumbuh kembang anak, bisa menjadi kunci jawaban saat peristiwa yang sama menghampiri lagi. Bagaimana menghadapi anak yang pemarah atau suami yang terlalu sibuk dengan pekerjaannya misalnya, dengan catatan pribadi yang dimilikinya, ibu dapat menemukan pola yang sama sehingga mengetahui penyebab dan menetahui apa yang dapat dilakukan sebagai solusinya.

5. Lingkungan Baru

Ganti lingkungan, adalah suasana yang terkadang tidak peka diberikan ayah kepada ibu. Saat ibu telah 24 jam mengurusi pekerjaan rumah tangga dan terus terulang setiap hari, pastilah ia akan merasa luar biasa lelah. Namun ia tidak bisa beristirahat dengan tenang, karena banyak orang misal. Jika terlalu banyak orang di sekelilingnya ibu akan kesulitan beristirahat dan menenangkan diri. Jika ibu mengalami situasi seperti ini, ayah dapat menarik ibu keluar dari lingkungan tersebut, dan memberikannya waktu istirahat di tempat lain seorang diri. Atau jika tidak memungkinkan sekali untuk menyendiri, misal di tengah acara keluarga besar, beri ibu motivasi dan dukungan penuh dengan terus berada di sampingnya, sehingga ibu merasakan suasana yang berbeda yang dapat membuatnya nyaman dan tetap bahagia.

Nah, dari 5 hal sederhana di atas, mana yang sudah Ayah lakukan agar ibu bahagia?

Silvia Rahmah
0 0 vote
Article Rating

Silvia Rahmah

Magister Pendidikan Quran Hadis. Berpengalaman di dalam dunia jurnalistik dan editor di sejumlah penerbit nasional. Ia juga menyukai pengasuhan anak-anak atau parenting.

Silvia Rahmah
Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x