Contoh Pidato Penyerahan Pengantin Laki-Laki Disertai Pantun (Versi 02)

Ilustrasi: freepik

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَا تُهُ


الْحَمْدُ للهِ وَكَفَى، وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلىَ رَسُولِهِ الْـمُصْطَفَى، وَعَلىَ آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنِ اهْتَدَى، أَمَّا بَعْدُ

Artinya: Segala puji hanya bagi Allah, dan cukup Dia. Shalawat dan salam tercurah untuk seorang utusan-Nya yang terpilih, keluarganya, sahabatnya, dan setiap orang yang menempuh jalan hidayah, Amma ba’du

رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي

Artinya: “Ya Rabbku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku.” (QS. Thaha ayat 25-28).

Qaalallahu taala fil qur’anil karim

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا

Artinya: Wahai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu (Adam), dan (Allah) menciptakan pasangannya (Hawa) dari (diri)-nya; dan dari keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Bertakwalah kepada Allah yang dengan nama-Nya kamu saling meminta, dan (jagalah) hubungan kekeluargaan. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasimu. (QS. Annisa: 1)

Qaala Nabiyyu Shalallahu alaihi Wassalam

يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ، فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ، وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ.

Artinya:“Wahai para pemuda! Barangsiapa di antara kalian berkemampuan untuk menikah, maka menikahlah, karena nikah itu lebih menundukkan pandangan, dan lebih membentengi farji (kemaluan). Dan barangsiapa yang tidak mampu, maka hendaklah ia shaum (puasa), karena shaum itu dapat membentengi dirinya.” (HR Bukhari, Muslim, Tirmidzi, dan lainnya).

صدق الله العظيم وبلغ رسوله الكريم ونحن على ذلك من الشاهدين

  • Yth. Keluarga Besar (Sebutkan Ayah mempelai perempuan) dan (Sebutkan Ibu mempelai perempuan) Orang Tua Ananda (Sebetutkan Calon Mempelai Perempuan).
  • Yth. Para Tokoh Masyarakat, Alim Ulama dan Pinisepuh…
  • Hadirin dan hadirat yang berbahagia ….! 

Terlebih dahulu marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT. Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah melimpahkan segala rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua. Dan hanya karena rahmat hidayah-Nyalah pada hari ini kita dapat berkumpul, bercengkrama beratap muka dalam suatu acara yang Insya Allah akan kita ikuti bersama yakni Acara akad nikah dan sekaligus walimatunnikah antara ananda (Sebutkan mempelai laki-laki)  dengan (Sebutkan mempelai perempuan).

Sholawat serta salam semoga selamanya terlimpuhcurahkan kepada Nabi terakhir yang terpilih, Rasul penutup yang termasyhur yakni Habibana Wanabiyyana Wa maulana Muhammad SAW. beserta para shahabatnya, kerabatnya, serta kepada seluruh umat yang selamanya taat kepada ajarannya sampai akhir zaman…

Bapak, Ibu, serta hadirin yang saya hormati…

Selanjutnya saya selaku perwakilan dari rombongan Calon Mempelai Pria akan menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan kami kesini sebagai berikut :

Batang ramai suka memanjat
Melilit sampai pohon menanti
Datang kami mempunyai hajat
Ingin menyampaikan hasrat hat
i

Pertama, ijinkan pada kesempatan ini saya menyampaikan salam silaturahim dari keluarga Bapak (Sebutkan Ayah mempelai laki-laki) dan selaku orang tua dari Ananda (sebutkan mempelai laki-laki) kepada keluarga besar Bapak (Sebutkan Ayah mempelai perempuan) selaku orang tua dari Ananda (sebutkan mempelai perempuan), dan semoga pertemuan ini menjadi wasilah, perantara, untuk menjalin silaturahmi yang lebih erat lagi antara kedua keluarga dan handai tolan semuanya.

Kedua, kami sengaja datang ke sini jauh-jauh dari (sebutkan asal daerah mempelai laki-laki) untuk mengantarkan anak kami yaitu Ananda (sebutkan mempelai laki-laki) untuk menemui gadis pujaan hatinya yaitu Ananda (sebutkan mempelai perempuan). Saya atas nama keluarga Bapak (Sebutkan Ayah mempelai laki-laki) dan Ibu (Sebutkan Ibu mempelai laki-laki) menyerahkan sepenuhnya Ananda (sebutkan mempelai laki-laki) sebagai Calon Mempelai Pria untuk segera dinikahkan dengan Ananda (sebutkan mempelai perempuan) yang merupakan putri Bapak (Sebutkan Ayah mempelai perempuan)  dan Ibu (Sebutkan Ibu mempelai perempuan) selaku Calon Mempelai perempuan. 

Kain puteri sulaman pelangi
Cantik dan molek jadi idaman
Dulu kami pernah berjanji
Memetik bunga kembang di taman

Ketiga, saya atas nama keluarga (Sebutkan Ayah mempelai laki-laki) dan (Sebutkan Ibu mempelai laki-laki) menyampaikan banyak terima kasih atas sambutan dan penerimaan yang sangat luar biasa ini.  Kami juga  mohon ma’af yang sebesar-besarnya kepada Bapak, Ibu, serta hadirin dan keluarga besar (Sebutkan Ayah mempelai Perempuan) apabila kedatangan kami beserta rombongan ini kurang berkenan di hati Bapak, Ibu serta hadirin selaku tuan rumah di sini.

Bapak, Ibu, serta hadirin yang berbahagia…

Kami juga mohon ma’af, kedatangan kami kesini tidak disertai bingkisan atau hadiah seperti yang diharapkan. Jika pun ada hanya semata-mata tanda kasih sayang dari orang tua terhadap anaknya yang akan membina rumah tangga.

Buah duku buah rambutan
buah pepaya buat sarapan
sedikit kami bawa antaran
semoga diterima dan dimanfaatkan

Bapak, Ibu serta hadirin yang berbahagia…..

Demikian kiranya ungkapan penyerahan dari saya atas nama keluarga Bapak (Sebutkan Ayah mempelai laki-laki) dan (Sebutkan Ibu mempelai laki-laki). Akhirnya saya selaku pribadi menyampaikan ucapan terima kasih atas segala perhatiannya dan mohon ma’af atas segala kekurangan dan kesalahan.

Terima kasih,

وَمَا تَوْفِيقِي إِلَّا بِاللَّهِ ۚ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَإِلَيْهِ أُنِيبُ

وَاَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَا تُهُ

Sumber pantun: riaudailyphoto.com

Maman Abdurahman
Follow me
0 0 vote
Article Rating

Maman Abdurahman

Magister Psikologi Islam UNIVERSITAS INDONESIA. Sarjana Agama jurusan Aqidah Filsafat IAIN (Sekarang UIN) Jakarta. Meneliti tentang keluarga dan keberagamaan. Menulis persoalan perkawinan, keluarga, cerpen dan puisi.

Maman Abdurahman
Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x