Contoh Prosesi Ngunduh Mantu dalam Adat Jawa yang Singkat dan Padat

Sumber foto: Maman A Rahman

Ngunduh mantu adalah prosesi pernikahan yang dilakukan pihak keluarga laki-laki dalam menyambut pengantin perempuan. Biasanya dilaksanakan setelah acara akad nikah dan resepsi yang diselenggarakan oleh pihak keluarga mempelai perempuan.

Ngunduh dalam Bahasa jawa berarti panen atau memanen. Sementara mantu adalah menantu. Jadi ngunduh mantu berarti memanen mantu artinya keluarga laki-laki mempunyai mantu perempuan dari anak laki-lakinya.  

Dalam praktiknya, mungkin satu daerah dengan daerah lainnnya di Jawa berbeda satu sama lainnya dalam mengadakan acara ngunduh mantu. Seperti yang saya saksikan di daerah Wonosobo, acara ngunduh mantu dilakasanakan sangat singkat seperti ini:

  1. Pengantin dan keluarga besan atau keluarga pengantin perempuan dan rombongan tiba di kediaman orang tua pengantin laki-laki. 
  • Keluarga pengantin laki-laki menyambut pengantin (pengantin laki-laki dan pengantin perempuan), besan dan rombongan. MC mempersilakan pengantin langsung menempati pelaminan dan keluarga besan dipersilakan menempati tempat duduk yang telah disediakan. 
  • Selanjutnya, MC meneruskan susunan acara berikutnya. MC atau pembawa acara membuka acara dengan bersama-sama membaca ummul kitab, al-fatihah. Selanjutnya pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh qari atau qariah. 
  • Acara selanjutnya adalah sambutan orang tua mempelai laki-laki atau yang mewakilinya. Memberikan ucapan selamat datang kepada pengantin, keluarga besan dan rombongan. 
  • Kemudian disusul sambutan dari orang tua mempelai perempuan atau yang mewakilinya. Mengucapkan terima kasih dan penyerahan pengantin laki-laki dan perempuan.  
  • Acara selanjutnya pemberian tausyiah atau ceramah agama. Biasanya bertemakan penasihatan perkawinan untuk kedua mempelai. Ustad atau kyai yang berceramah juga sekaligus memberikan do’a untuk kedua mempelai.
  • Berikutnya adalah acara foto bersama antara keluarga, sahabat dan undangan dengan pengantin. Sementara undangan lainnya dipersilakan menikmati hidangan yang telah disediakan oleh tuan rumah.

Demikian acara ngunduh mantu yang sangat singkat dan padat. Prosesi ini hanya memakan waktu sekitar 2-3 jam. Acara ini sangat cocok dilakukan di masa pandemi corona seperti ini yang menghindari banyak berkerumunnya orang. Di masa pandemi corona ini, undangan acara ngunduh mantu sangat dibatasi, hanya untuk keluarga dan para tetangga. (MA)   

Maman Abdurahman
Follow me
5 1 vote
Article Rating

Maman Abdurahman

Magister Psikologi Islam. Meneliti dan menulis masalah perkawinan dan keluarga. Sekali-kali menulis cerpen dan puisi.

Maman Abdurahman
Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x