Gurindam Ramadhan

Ilustrasi: freepik

/1
Ramadhan telah datang,
Kita ucapkan selamat datang

Ramadhan telah tiba,
Kita semua menyambut bahagia

Ramadhan bulan yang suci,
Mari kita bersihkan hati

Ramadhan bulan puasa,
Mari kita jaga lapar dan dahaga

Ramadhan bulan istimewa,
Mari kita raih predikat taqwa

Ramadhan syahru maghfiroh,
Mari kita beribadah penuh ghiroh

Ramadhan syahru rahmah,
Mari kita berbagi dengan ramah.

/2
Masjid mushola penuh semua,
Muslim muslimat beribadah bersama

Shalat tarawih witir berjama’ah,
Shalat fardu tak mau di rumah

Sedekah jariyah bagai air mengalir,
Membanjiri masjid dan miskin fakir

Tarbiyah agama dimana tempat,
Mari kita belajar selagi sempat

Ramadhan datang setahun sekali,
Siapa tahu tahun depan tak bersua kembali.

/3
Nikmat puasa ketika berbuka,
Makan sedikit ingat dhuafa

Menahan lapar dan dahaga,
Belajar empati pada yang papa

Bukan karena surga yang terbuka,
Mengharap ridha Allah yang Kuasa.

/4
Ramadhan bulan turunnya al-Qur’an,
Kitab petunjuk umat Islam rahmatan

Qur’an kitab suci penuh hudan,
Pegangan bagi orang beriman

Beriman kepada Kuasa Tuhan,
Berserah diri tak mencari balasan

Qur’an dibaca dan dipahamkan,
Tak hanya pahala yang diidamkan

Mengerti makna Qur’an dicamkan,
Bekal hidup arungi perubahan zaman.

Nafsu emosi sering memancing jiwa,
Bertempur perang melawan angkara.

/5
Puasa wajib bagi orang beriman,
Seperti orang dahulu diperintahkan

Tak apa bagi yang sakit dan bepergian,
Ganti lain hari jangan dilupakan

Menjadi taqwa adalah tujuan,
Agar puasa tak hanya lapar kehausan

Jika yang sakit tak kuasa mengganti,
Bayar fidyah menjadi solusi

Berbagi makan bagi si miskin,
Berbuat baik kerelaan itu yakin

Berpuasa itu lebih baik,
Jika engkau tak menampik.

/6
Ulama dawuh puasa bertingkat,
Puasa awam, khusus dan istimewa sangat

Puasa tak hanya menjaga lapar dahaga,
Panca indera ditata dijaga

Mata melihat yang baik- baik,
Menghindar dari maksiat walau setitik

Telinga mendengar suara kebaikan,
Menghindar bisikan syaitan laknatan

Mulut berkata penuh mutiara,
Menghindar bicara bohong dan dusta

Hati lembut bak permadani,
Menghindar diri dari iri dan dengki.

/7
Ramadhan bulan mulia,
Tarawih dilakukan bersama

Meski hitungannya berbeda-beda,
Satu sama lain saling menjaga

Ikhtilaf para ulama,
Hasil Ijtihad yang utama

Umat ikut dengan seksama,
Tanpa prasangka apalagi memaksa.

/8
Jika engkau puasa dijalankan,
Tak usah takut tak dapat yang diinginkan

Jika siang diharamkan,
Malam hari boleh dengan pasangan

Bukan sembarang pasangan,
Pasangan sah berdasar ajaran

Qur’an memberi pengandaian,
Pasangan bagaikan pakaian

Isteri pakaian bagi suami,
Suami pakaian bagi sang isteri

Pakaian tidak hanya tuk pelindung,
Keindahan saling mendukung.

/9
Jika engkau bertanya tentang robbi,
Ia memberi tahu dekat sekali

Meminta janganlah ragu,
Ia berjanji memberi kepadamu

Jika engkau ingin peroleh kebenaran,
Turuti perintah dan beriman sekalian

/10
Ramadhan bulan pahala,
Amal ibadah berlipat tak terkira

Amal sunah berpahala wajib,
Amal berlipat tujuhpuluh tuk yang wajib

Para syetan diikat tak berkutik,
Pintu surga terbuka bagi yang ngulik

Orang berlomba tuk beramal dan berbagi,
Takut kehabisan hari yang sangat berarti

Mumpung masih ada hari,
Mari kita isi dengan amal dari hati.

/11

Malam khusu’ bulan puasa,
Tarawih witir dilakukan bersama

Malam indah bulan ramadhan,
Tua muda tadarus bergantian

Malam sunyi bulan ampunan,
Bangun malam tahajud bercucuran

Malam akhir jelang subuh,
Sahur bersama keluarga seluruh.

/12
Lailatul qodar selalu dinanti,
Bagi para pencari tak kenal henti

Menghitung dari hari ke hari,
Genap ganjil diberi ciri

Siang malam hati terpatri,
Berharap mimpi bertemu yang terpuji

Apalah inti yang dicari,
Seribu bulan semalam sangatlah berarti

Siapa yang tak mau diberi,
Mari kita berburu di malam sunyi.

/13
Ramadhan bulan mulia,
Qur’an di turunkan di dalamnya

Kalam suci dari Tuhan Karima,
Dibawa jibril malaikat ternama

Muhammad bin Abdullah rasul penerima,
Manusia agung penuh wibawa

Diturunkan di Makkah mukarromah,
Ke Madinah munawwarah Nabi hijrah

Di hari jum’at penuh barakah,
Lailatul qodar malam karimah

Siapa hendak berkilah,
Seribu bulan cukuplah sudah.

/14
Buka puasa bersama di masjid jadi tradisi,
Setiap ramadhan saling berganti

Habib ustadz pak haji dan santri,
Duduk berhadapan berbaris rapi

Tetangga masjid dan jamaah ngaji,
Turut berkumpul menyantap makanan bergizi

Sate soto rendang dibagi,
Anggur kurma jeruk pisang klengkeng tersaji

Hatam qur’an dan tahlil tuk yang telah pergi,
Jama’ah masjid berbuka sambil silaturahmi.

/15
Puasa sudah jangan lupa zakat,
Membersihkan hati yang berkarat

Berbagi dengan orang tak mampu,
Tunaikan kewajiban jangan menunggu

Menunggu sesuatu yang pasti,
Penyesalan berakhir nanti

Bahagia segera menghampiri,
Menyelinap pada hati para pemberi.

/16

Ramadhan telah berakhir,
Puasa tarawih witir berhenti bergulir

Muslim muslimat rayakan kemenangan,
Mengalahkan nafsu tak diinginkan

Bertakbir khusu’ Agungkan Tuhan,
Memuji nikmat yang bertebaran

Rayakan fitri hari kesucian,
Bersama orang tua, saudara handai taulan

Mohon ma’af atas kesalahan,
Ridha ikhlas itu yang dipanjatkan

Menikmati santapan hari lebaran,
Semoga kita saling mema’afkan.

Condet, 4 Juni 2018

Maman Abdurahman
Follow me
Latest posts by Maman Abdurahman (see all)
5 1 vote
Article Rating

Maman Abdurahman

Magister Psikologi Islam UNIVERSITAS INDONESIA. Sarjana Agama jurusan Aqidah Filsafat IAIN (Sekarang UIN) Jakarta. Meneliti tentang keluarga dan keberagamaan. Menulis persoalan perkawinan, keluarga, cerpen dan puisi.

Maman Abdurahman
Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x